Mengenal Kitab Asy-Syariah Imam Al Ajury rahimahullah

Submitted by admin on Tue, 06/21/2022 - 07:55
Penulis

Kitab Asy-Syariah sebuah karya penuh keajaiban. Sebagai kitab aqidah musnadah, yaitu kitab aqidah yang tulis dengan metode periwayatan, kitab ini menjawab pelbagai persolan aqidah dan penyimpangannya dengan riwayat.

Bahkan kasus-kasus penyimpangan firqah aqidah disajikan melalui riwayat baik dari hadits maupun atsar. Hingga kita dibuatnya keheranan, masalah dan kasus terdapat kisah dengan riwayat yang sangat detil dan banyak yang dipelihara bersambung sanadnya oleh Imam Al Ajury (w 360 h)

Karenanya, syeikh kami Samir bin Yusuf Al Hakali hafizhahullah mendengar dari guru beliau sebagian ulama menamakan kitab ini dengan Kaifiyatul Taamul ma’a Al-Bid’i (metode berinteraksi dengan kebidahan). Jauh sebelumnya Imam Adz-Dzahabi menamakan kitab ini dengan Asy-Syariah fis Sunah. Tujuannya agar pembaca lebih mudah mengenal isi kitab secara umum dari membaca judulnya.

Penamaan kitab Asy-Syariah oleh sebagian ulama kontemporer dengan Kaifiyatu taamul (metode interaksi) karena didalamnya kaya dengan riwayat-riwayat hadits dan atsar yang menceritakan interaksi Nabi, sahabat dan tabiin serta ulama setelahnya dengan kelompok menyimpang. Siapa yang ingin mengetahui bagaimana Nabi dan salafus shalih berinteraksi dengan pembidah dan firqah sesat elok baca kitab ini.

Sekalipun kitab ini sangat tebal, lebih dari 700 halaman, Syeikh Samir bin Yusuf memetakan isinya  menjelaskan tiga pokok pikiran utama yaitu;

  1. Aqidah diambil dari Al Quran.
  2. Aqidah diambil dari As Sunah.
  3. Memahami Al-Quran dan as-sunah dengan pemahaman salafus shalih mereka adalah sahabat, tabiiin dan tabiut tabiin.

Kelebihan kitab ini dengan kitab aqidah lainnya; disusun berdasar riwayah dan sanad dari guru Imam Al Ajury yang jumlahnya mencapai 70 an guru, diantaranya Imam Abu Bakr bin Abu Dawud As-Sijistani. Membuat kitab menjadi sangat tebal namun sangat berbobot dan menjadi rujukan penting dalam menetapkan aqidah salaf serta bantahan bagi ahlul ahwa dan bidah.

Al Ajury rahimahullah menukil sekira 2000 an nash sanad dari hadits, sahabat, tabiin atau ulama. Eloknya lagi Al Ajury menulis berdasar sanadnya yang ia dengar dari gurunya para hufazh dan tsiqat bersambung sampai sumber siapa yang mengatakannya. Setiap bab dikupas dengan struktur pemaparan ayat, hadits, atsar atau hadits atsar atau atsar saja kemudian ditutup dengan taliq (komentar) dari beliau.

Jaminan kebagusan kitab Asy-Syariah sebagai rujukan utama aqidah ahlus sunah wal jamaah adalah kebersihan aqidah penulis sendiri seperti perkataan Al-Hafizh Muhammad bin Ahmad Ash-Shalih (w 744 h) dan Al-Hafizh Adz-Dzahabi ( w 748): Al Ajury pengikut sunah dan ittiba.

Imam Al Ajury sendiri menjelaskan penulisan kitab tersebut karena dua alasan musibah dalam aqidah umat; Pertama: marak dan tersebarnya bidah dan hawa nafsu. Kedua: berkuasanya firqah sesat. Bahkan karena alasan itu beliau hijrah dari Baghdad ke Makah dan bermukin di tanah haram selama 30 tahun hingga wafat rahimahullah.

 

Zen Ibrahim

21 Dzulqadah 1443 H

 

 

Artikel Terkait